DARI RESENSI ARTIKEL MENJADI SEBUAH BUKU

Kulwap malam ini agak berbeda ada rasa haru yang menyeruak, Omjay Sang inspirator sekaligus motivator menulis buku, menurut hasil swab  positif covid 19.

“Sebelum kita mulai kelas ini, marilah kita berdoa untuk kesehatan Omjay yang siang tadi dikabarkan positif Covid 19. Semoga Omjay Cepat sembuh. Alfatihah..”demikian Bu Aam  moderator malam ini mengawali Kulwap.

Narasumber malam ini  adalah Bapak Taufik Hidayat, S.E, S.Si, M.Si. Beliau adalah seorang dosen dan penulis buku yang sudah keliling 70 negara dan 5 benua. Pak Taufik Hidayat memiliki nama pena, TAUFIK UIEKS

Sebelum kuliah dimulai Bu Aam mengirimkan beberapa foto dan link untuk dipelajari para peserta kuliah, sambil menunggu Bapak narasumber  yang sedang  melaksanakan sholat Isya.

  • PROFIL SINGKAT PENULIS

Taufik Uieks, seorang musafir dan pengembara, lahir pada tahun 1961 di sebuah kota kecil di ujung selatan pulau Sumatera. Sejak kecil, takdir membawanya pindah ke Jawa guna melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

Pendidikan Taufik Taufik terkait dengan perawatan pesawat, menurut pendidikan yang ia peroleh di Sekolah Menengah Penerbangan Indonesia, dahulu bernama Curug Institute of Training and Flight yang berlokasi di Tangerang, sebelah barat Jakarta.

Karena profesi dan hobinya yang suka traveling, hingga saat ini ia telah mengunjungi lebih dari 50 negara di berbagai belahan dunia.

Pada 2011, Taufik bergabung dengan ‘Kompasiana’ dan sejak itu telah menulis lebih dari 500 artikel, kebanyakan cerita tentang pengembaraan. Antara lain bercerita banyak tentang kunjungan ke masjid di negara tempat ia singgah.

Taufik Uieks mengatakan dia telah mengunjungi lebih dari lima puluh negara, dan dia akan menyisihkan waktu untuk mengunjungi masjid-masjid lokal setibanya di suatu negara.

Malam ini Taufik akan bercerita pengalamannya menulis berdasarkan perjalanan. Jadi dari suatu kisah perjalanan bisa menjelma menjadi tulisan berbentuk artikel atau bahkan buku . Sebagai contoh banyak kisah perjalanan  yang selain ada di blog juga ada di majalah seperti Intisari , majalah Angkasa majalah colour Garuda dll, sebagian menjadi buku.

Saat bepergian dari satu tempat ke tempat lain,  selalu berusaha semaksimal mungkin untuk menemukan dan singgah sebentar ke masjid setempat, terutama ke daerah-daerah yang penduduknya Muslim minoritas.

Dengan kunjungan ini, diharapkan  akan segera mengetahui kehidupan umat Islam setempat. Dan bahkan sejarah Islam mulai masuk dan perkembangan Islam disana.

Islam sebagai agama rahmat bagi seluruh dunia telah berkontribusi pada kisah menghangatkan hati yang bermula di sebuah mesjid.Sebagai contoh, masjid di Kigali, Rwana, berhasil mendamaikan suku Tutsi dan suku Hutu yang saling berperang dalam perang saudara yang diwarnai dengan genosida di negara Afrika.

Ini adalah beberapa buku karangan  dengan nama  Pena Taufik Uieks

  1. Mengembara ke Masjid -Masjid di Pelosok Dunia ,  Peniti Media th 2015
  2. 1001 Masjid di 5 Benua  Mizan 2016
  3. Jejak Langkah Menuju Baitullah jilid 1-3. Thn 2020
  4. Tamasya ke Masa Depan jilid 1-2

Perjalanan ini mulai ditulis sekitar tahun 2004

Menurut Beliau dari perjalanan bisa jadi artikel yaitu dengan cara :

  1. Mengamati
  2. Membuat foto
  3. Diskusi wawancara
  4. Mencari informasi tambahan
  5. Mencari keunikan
  6. Merangkum dalam tulisan

Buat Beliau melakukan perjalanan ke mancanegara ada baiknya mengenal budaya, bahasa, kebiasaan dan sejarah tempat yang dituju

Kita juga bisa bercerita berdasarkan foto yang ada. Mendiskripsikan kembali detail keadaan ruangan, arsitektur bangunan dsb. Dan perhatikan suasana dan siapa saja yang ada di situ. Ini akan menjadi pemanis cerita kita.

Ini contoh artikel dimana kita bisa menceritakan pengalaman kita travelling dengan foto foto dan menuliskan nya untuk majalah agar bisa dinikmati orang banyak

“Kita gunakan bahasa sederhana , simpel, ciptakan semacam branding pada tulisan kita, masukan juga dialog atau percakapan dalam bahasa lokal, walaupun sedikit. Ini akan membuat cerita lebih menarik dan hidup”, cerita Pak Taufik.

  • Berbagi Pengalaman  menulis  buku ala Pak Taufik

Pengalaman  menulis buku adalah kompilasi beberapa artikel dengan tema yang sama. Misalnya mengenai perjalanan ke masjid. Walau tak mudah mencari masjid di tiap negara.Satu demi satu artikel mengenai masjid  dikumpulkan, ketika pergi ke suatu kota atau negara diusahakan mampir ke masjid .Setiap mampir diusahakan difoto dan kemudian ditulis artikel mengenai masjid itu

Tidak mudah  di luar negeri  mencari masjid . Ada yang gampang ada yang susah. Contohnya adalah di Athena Yunani .Dimana Taufik akhirnya menemukan sebuah masjid rahasia di bawah tanah dan bahkan menjadi marbot.

Ini artikel nya

https://www.kompasiana.com/taufikuieks/5508ea28813311931cb1e273/menjadi-marbot-di-masjid-bawah-tanah-di-athena-lawatan-ke-masjid-masjid-di-mancanegara-10

Pak Taufik bekerja di dunia penerbangan sehingga sering jalan jalan ke luar negeri. Ketika Beliau singgah di suatu negara beliau tulis artikel tentang negara tersebut.

Beberapa  resensi artikel bermuara menjadi sebuah buku

  • Motivasi Pak Taufik sukses menulis

Motivasi ? Ini adalah keinginan kita untuk selalu maju dan  lebih baik dari sebelum nya .. sendiri  kalau dipikir sejak kecil belum pernah naik pesawat  terbang hingga tamat SMA juga belum pernah . Tapi sejak SMA suka menghafal peta buta dunia , menghafal negara bagian Amerika juga Republik Uni Soviet dengan harapan suatu saat bisa kesana . Siapa yang dapat menyangka bila tahun 1989  bisa ke Amerika dan tahun 2008 bisa ke Rusia walau Uni Soviet sudah tidak ada. Tapi bisa  berkunjung ke negara  eks Soviet seperti Georgia Latvia Azerbaijan Armenia Belarus Latvia dll.

Semua yang pertama memang  akan sulit,  namun  dengan berjalannya waktu akan bisa diatasi apa lagi bila kita  sudah suka menulis sejak sekolah .Sejak mahasiswa Beliau sudah sering menulis artikel di majalah kampus, menulis artikel pada awalnya akan terasa sulit tetapi setelah terbiasa menulis artikel akan terasa mudah.

Tujuan utama Taufik menulis awalnya lebih untuk kemanusiaan . Dengan menulis tempat tempat di mana negara kita bisa belajar bahwa manusia dimana saja sama . Ada yang baik dan buruk. Mata hati kita jadi lebih terbuka atas keberagaman manusia .

Kita tidak akan sombong membanggakan bahwa negeri kita saja yang paling indah bahwa bangsa kita yang paling sopan makanan  kita yang paling enak . Tapi kita akan lebih terbuka mengenai perbedaan budaya bahasa seni dan lain lain, bahkan dari berkunjung ke kuburan kita bisa belajar sejarah dan budaya suatu bangsa .

Mungkin bisa diperkaya  tulisannya mengenai tempat wisata dengan sejarahnya keunikan kulinernya budaya bahasa setempat . Ditambahi juga dengan bumbu misteri , tulisan akan lebih menarik lagi.

Tidak semua orang  memang seberuntung  Pak Taufik yang bisa mengembara ke manca negara dan juga mengunjungi wilayah Nusantara yang lain. Tapi kita  pasti punya kelebihan mungkin di bidang lain yang bisa kita kembangkan. Misal bidang kuliner, fashion, pertanian, peternakan dan hobby lain yang kita senangi . Menurut Beliau  kalau mau jadi penulis yang baik, tulislah yang  kita kuasai  dan  senangi.

  • Motto hidup Taufik Uiks

Hidup adalah suatu perjalanaan , karena itu  kita harus selalu siap akan kejutan kejutan nya yang nikmat.  Yang penting adalah kita semua harus tetap optimis dalam keadaan sesulit apapun juga.

Seperti kisah Pak Taufik, sewaktu kecil dia juga tidak membayangkan bisa pergi kemana mana . Namun dengan mimpi dan keinginan akhirnya bisa terwujud. Kalau  Pak Taufik bisa kita tentu juga akan bisa, tentu saja yang pertama  lebih susah dan yg berikut akan biasa, demikian Beliau memberi semangat dan motivasi kepada peserta Kulwap malam hari ini.

Terima kasih Pak Taufik untuk kuliah, materi motivasi dan semangatnya, semoga saya tetap bisa istiqomah dalam menulis sehingga terwujud keinginan untuk memiliki sebuah buku. Aamiin

Diterbitkan oleh wigati8

Saya adalah seorang guru di sebuah sekolah swasta yang ingin selalu belajar dan belajar guna peningkatan diri

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web Anda dengan WordPress.com
Mulai
%d blogger menyukai ini: